Selasa, 01 November 2011

rahasia yang terbongkar!!

Sewaktu di dalam mobil, dia terus membayangkan ”Redroofs School” -sekolah barunya- yang katanya sekolah ternama di Indonesia. Meskipun sekolah ternama, bagi Evanna Laura Wilson (nama panggilannya) merasa grogi dan takut, sehingga dia menyamar sebagai ”Cathy”. Dia mempunyai 2 orang kakak kandungnya yang tergolong artis yaitu Stefan Wilson dan Cinta Claudya Wilson yang tetap tinggal di London yang menyelesaikan study nya disana. Masih di dalam mobil, Vanna mengingatkan kepada mamanya agar dia di panggil Cathy waktu di sekolah, dan hanya di rumah mamanya boleh memanggil dia Vanna, karena dia malu mempunyai seorang papa yang korupsi.
Lonceng masuk berbunyi dan murid pun masuk ke kelas masing-masing. Di saat gurunya masuk, Cathy pun juga masuk. Sehingga guru tersebut meminta Cathy untuk memberitahu nama lengkapnya. Dan dia menjawabnya. ”Nama saya Catherine Laura Nelson”, jawab Cathy dengan sebuah senyuman yang indah. Di kelasnya, teman-temannya mau berteman sama Cathy, tapi di lain sisi tidak, karena dia kaget kalau nama cewek yang ada ”laura” nya itu adalah anak dari seorang korupsi. Dan ia pun ingin menemui Cathy di rumahnya nanti dengan cara membuntuti Cathy untuk mempastikannya.
Di waktu istirahat, 3 orang cewek dan 1 orang cowok -yang katanya ingin bersahabatan sama Vanna- itu, mengajak dia ke mall untuk menemani mereka membeli barang-barang yang sedang trend. Dan Cathy pun menyetujuinya.
”Hai, Cathy... kami berempat mau masukin kamu ke genk kami. Tapi genk kami ini bukan sembarang genk doang. Kami berisi dari golongan anak-anak baik. Kamu mau, nggak??? Nama genknya ”Friendly”. Please ikut, ya!! ”, pinta Angel.
”Anggotanya, yaitu: aku yang jadi leader, David si cowok yang paling tampan di sekolah kita ini, Sharpay si cewek yang paling suka tebar pesona ke cowok-cowok sehingga cowok banyak yang patah hati, and Ginny orangnya agak terkesan tomboy tapi sebenarnya dia sangat baik lho”, tambah Angel.
“Okay. Aku mau”. Jawab Cathy mantap.
Lonceng pulang berbunyi, dan anak-anak pun pulang. Tapi anak-anak Friendly pergi ke mall untuk berkumpul yang pertama kali. Di mall itu Cathy menabrak seorang cowok –yang tanpa ia sengaja- yang very handsome sekali. “Sorry… aku nggak sengaja. Maaf, ya…”, kata Cathy sambil menundukkan kepala. “Gue nggak apa-apa kok. Lo baik-baik aja kan?”, balas cowok itu sambil membantu Cathy berdiri. “Ya. aku baik-baik saja kok. Sekali lagi sorry, ya!”, kata Cathy sekali lagi kepada cowok itu. “Ya ya. Oh ya nama gue Justin. Nama elo siapa?”, kata cowok itu sambil mengulurkan tangan kepada Cathy. “My name is Catherine Laura Nelson. Panggil saja saya Cathy”, balas Cathy dengan membalas tangan cowok tersebut. Di lain hal, david malah kelihatan jealous. “Cath, yuk kita ke situ” pinta David sambil memegang tangan Cathy erat-erat yang meninggalkan Justin.
Sepulang dari mall, Cathy menemui mamanya. Pada saat itu, mama nya memanggil dia dengan sebutan ”Vanna”. Tanpa ada sepengetahuan Cathy, Larry –si cowok penasaran terhadap Cathy itu- udah berdiri di jendela rumahnya Cathy yang terbuka lebar. Dia mendengar kalau Cathy itu adalah Evanna Laura Wilson - seorang artis ternama- yang ayahnya seorang korupsi yang sedang hot di bicarakan di public. Sesudah mendengar pernyataan dari mama Cathy alias Evanna itu, dia beritahu ke semua murid yaitu dengan cara mengirimkan sebuah ”short message” yang berisikan, ”Catherine Laura Nelson adalah Evanna Laura Wilson yang anak dari seorang korupsi yang sedang hot dibicarakan di public akhir-akhir ini. Percaya atau tidak, itu terserah kalian. Yang penting gue udah ada bukti di hp gue dan itupun dari Cathy itu sendiri ”.
Di pagi hari, Cathy berangkat ke sekolahnya kayak biasa, tapi setelah ia sampai di sekolah, semua murid di Redroofs School itu memperhatikan Cathy. Di saat dia mau memasuki kelasnya, seorang cewek melabraknya dan menyunggingkan senyuman penuh licik di bibirnya yang bertanda itu cemooh baginya. Karena penasaran, dia mencari Angel untuk menjelaskan apa yang terjadi di pagi hari ini. Dan Angel pun menjelaskannya. Di saat itu, wajah Vanna merasakan malu nya setengah mati. Dan dia berlari menuju ke ruang Kepala Sekolah untuk mengajukan keluar dari sekolah tersebut. Dan akhirnya dia kembali lagi ke asalnya, London, United Kingdom.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar